Panduan British Society for Rheumatology untuk Pengelolaan Gout
Michelle Nga Yu Hui, Alison Carr, Stewart Cameron, Graham Davenport, Michael Doherty, Harry Forrester, Wendy Jenkins, Kelsey M. Jordan, Christian David Mallen, Thomas M. McDonald, George Nuki, Anthony Pywell, Weiya Zhang, Edward Roddy · Lara D. Veeken (2017)
TL;DR
Gout adalah bentuk arthritis inflamasi yang paling umum, dan prevalensinya di Inggris naik dari 1,4% pada 1999 menjadi 2,49% pada 2012.
Apa yang mereka lakukan
Panduan ini meninjau bukti tentang pengelolaan gout. Panduan ini meneliti seberapa umum gout di praktik umum Inggris. Panduan ini juga melihat faktor risiko dan cara mendiagnosis kondisi tersebut.
Apa yang mereka temukan
Di praktik umum Inggris, prevalensi gout naik dari 1,4% pada 1999 menjadi 2,49% pada 2012. Gout dikaitkan dengan risiko kematian akibat semua penyebab yang lebih tinggi, dengan hazard ratio yang disesuaikan sebesar 1,13 dan interval kepercayaan 95% dari 1,08 hingga 1,18. Kadar asam urat yang tinggi dan menetap dalam darah adalah faktor risiko paling penting untuk terjadinya gout.
Mengapa ini penting
Studi menunjukkan bahwa berat badan dan kondisi kesehatan lain mungkin dikaitkan dengan risiko gout. Informasi ini dapat membantu orang memahami seberapa umum kondisi sendi. Informasi ini juga dapat mendukung percakapan dengan penyedia layanan kesehatan tentang kesehatan sendi.
Batasan
Abstrak tidak menjelaskan batasan panduan ini. Ini adalah dokumen panduan klinis, bukan satu studi penelitian. Ini adalah edukasi umum, bukan nasihat medis.
Istilah teknis dijelaskan
- Inflammatory arthritis
- Nyeri dan pembengkakan sendi yang disebabkan oleh respons imun tubuh.
- Prevalence
- Seberapa umum suatu kondisi kesehatan pada kelompok orang tertentu.
- Hazard ratio
- Angka yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan satu kelompok mengalami suatu kejadian dibandingkan kelompok lain.
Baca aslinya: https://doi.org/10.1093/rheumatology/kex156
Sitasi lengkap
Michelle Nga Yu Hui, Alison Carr, Stewart Cameron, Graham Davenport, Michael Doherty, Harry Forrester, Wendy Jenkins, Kelsey M. Jordan, Christian David Mallen, Thomas M. McDonald, George Nuki, Anthony Pywell, Weiya Zhang, Edward Roddy (2017). Panduan British Society for Rheumatology untuk Pengelolaan Gout. Lara D. Veeken. DOI: 10.1093/rheumatology/kex156
Akses terbuka (bronze): https://doi.org/10.1093/rheumatology/kex156
Makalah terkait
- Dampak Konsumsi Tepung Gandum yang Diperkaya Seng terhadap Indeks Hematologi Status Seng dan Besi pada Remaja Putri di Pakistan Pedesaan: Uji Efektivitas Klaster Acak, Tersamar Ganda, Terkontrol
Makan tepung gandum yang diperkaya seng meningkatkan asupan seng harian pada remaja putri, tetapi tidak meningkatkan kadar seng dalam darah mereka.
- Serangga merupakan sumber protein yang layak untuk konsumsi manusia: dari pencernaan protein serangga hingga sintesis protein otot setelah makan dalam tubuh manusia: uji coba acak tersamar ganda
Protein ulat tepung kecil dicerna dan membangun otot mirip dengan protein susu pada pria muda.
- Hubungan Berbentuk U Antara Asupan Seng Makanan dan Diabetes Baru: Studi Kohort Nasional di China
Sebuah studi menunjukkan bahwa asupan seng harian yang sangat rendah maupun sangat tinggi dikaitkan dengan risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes.
- Rasio Tembaga/Seng dalam Makanan dan Risiko Diabetes Tipe 2 pada Wanita: Studi Kohort E3N
Rasio tembaga/seng yang lebih rendah dalam makanan dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah pada wanita yang diikuti selama 20 tahun.
- Konsumsi Lemak Jenuh dan Risiko Penyakit Jantung Koroner serta Stroke Iskemik: Pembaruan Ilmiah
Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh ganda dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Hanya informasi edukasi, bukan nasihat medis atau diet. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi untuk panduan gizi pribadi.